Langsung ke konten utama

w a k t u

happy saturday night (09:11 pm)
salam hangat untuk laptop saya yang sedang manjain si empunya, salam hangat untuk televisi di depan yang lagi nonton saya, terakhir untuk hp yang sepi pengunjung.
malam minggu ini seperti biasanya saya berdiam diri di rumah, menikmati suasana bersama keluarga tercinta. Entah kenapa rasanya kok enggan mau keluar bareng teman-teman. Saya lebih senang bercengkerama dengan bapak-ibuk dan ponakan. Tapi sayangnya hari ini ponakan tidak ada di rumah, alhasil saya sedikit kesepian.

hari ini saya kembali mengulangi kesalahan. Saya kembali membuang buang waktu saya. Entah itu buat tidur, buat leyeh-leyeh, dan juga ngaca. Nggak tau kenapa ngacapun saya harus berlama-lama padahal muka gini-gini aja nggak ada yang berubah. Istimewapun tidak.

kadang kita ini terlalu santai sama waktu. Menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya bisa dikerjakan saat itu juga. Kadang kita terlalu PD kalau kita dikasih waktu lama. Padahal itu belum tentu. Kitapun nggak pernah tau kapan waktu kita di stop. Kita nggak tau menit berikut kita masih ada atau tidak. 

Kalau orang bilang "time is money". Kalau saya bilang "time is monster". Menurut saya pribadi, setiap harinya saya seperti dikejar-kejar yang namanya waktu. Mau leren sebentar rasanya diburu-buru terus sama yang namanya waktu. Waktu selalu mendesak kita untuk maju padahal kita belum sanggup. Masih capek.

ya. apapun itu waktu adalah anugrah, waktu adalah kesempatan, waktu ada karena takdir, waktu memang harus ada, dan suatu saat waktu akan berhenti. Jadi jangan sia-siakan waktu. Tolong yang lagi nulis tulisan ini kecamkan hal tersebut! Tolong

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10:31 pm.

Saya kembali menulis di blog ini, itu artinya ada beberapa hal yang tidak bisa saya ungkapkan melalui kata-kata. Ada beberapa hal yang saya sendiri kebingungan untuk menceritakannya kepada keluarga maupun teman dekat.  Pernahkah kalian merasa payah ? merasa punya banyak sekali kekurangan dalam diri kita.  Beberapa hari ini saya sedang merasa heran betapa payahnya saya, terutama dari segi komunikasi, lagi-lagi masalah saya ada pada hal komunikasi. Saya tipe orang yang mudah panik , saat panik melanda, pikiran nggak bisa buat mikir jernih, akhirnya banyak sekali kesalahan dalam hal menyampaikan apa yang ingin saya maksud. Bukan hanya kesalahan dalam menyampaikan, kadang saya melakukan hal-hal yang justru merugikan diri saya sendiri. Ya. itu akibat ke-payah-an saya dalam berkomunikasi. Saat ini pekerjaan saya menuntut saya untuk baik dalam berkomunikasi, saya mencoba perbaiki pola komunikasi saya. Saya belajar merangkai, memilah kata yang tepat untuk rekan kerja, baik yang senior...

Tulisan Acak

Physical Distancing meminta kita untuk menjauh atau menghindari kerumuman orang, tapi di dalam otakku seakan berkumpul ribuan orang yang berbicara entah apa.. Apa yang sebenarnya terjadi di otak ?  Hendak menguraikan satu persatu benang kusut yang ada di dalamnya, sulit sekali rasanya Ditemani lagu dari White Shoes and & The Couples Company berjudul Kisah Dari Selatan Jakarta , dilanjutkan Senandung Maaf yang selalu jadi lagu yang tepat untuk menyampaikan maaf ke siapa saja.. Langkah kaki mau kemana ? sudah ada rencana ? 3 tahun bekerja dapat apa ? Bapak....Ibuuu....apakah kau bangga dengan anakmu ini ?! Mereka berisik sekalii Pak, Bu.. Aku lelah menanggapinya.. Dimana-mana hanya jadi figuran saja aku ini.. Bisa apa aku ? Mengapa energi ini seakan habis tak bersisa, tak ingin apa-apa, tak mau gerak kemana-mana.. Apa tujuan hidup sebenarnya ? Coba beri aku definisi tentang Bahagia??

Mengapa aku ini

Assalamualaikum.. Malam ini kuputuskan untuk menulis lagi, ya mencoba menulis. Setidaknya selama saya hidup,saya sudah pernah menulis , walaupun belum bisa berupa buku tapi menulis di blog sudah cukup bagi saya 😊 Okay, let's go to the topic ! Kali ini saya ingin membahas tentang suatu kebingungan. Hmm apakah kebingungan itu?? Belakangan ini saya merasa ada yang salah dalam diri saya di usia saya yg bisa dibilang sudah dewasa wkwk harusnya sih sudah harus dewasa , tapi nggaktau realitanya. Saya merasa , saya tidak begitu welcome untuk diajak bicara oleh orang lain. Bukan karena saya tidak suka dengan orang yang saya ajak bicara, tidak juga karena saya sombong, tapi satu alasan saya : saya tidak pandai menanggapi pembicaraan orang. Tak jarang saya bingung harus menanggapi apa walaupun itu hanya obrolan ringan (note : ini obrolan langsung ya, bukan obrolan via chat) . Apalagi kalo ada seseorang yg bisa dibilang tidak terlalu akrab dengan saya, tapi tiba-tiba dia membuka topik pe...